Dengan penuh kekhusyukan dan semangat, Fakultas Agama Islam Universitas Medan Area secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Tilawatil Al-Qur’an, sebuah program yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an secara tartil dan berirama.
Acara pembukaan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, antara lain Wakil Rektor II, Dr. Dedi Sahputra, S.Sos., MA, Wakil Rektor III, Dr. Rizkan Zulyadi, SH., MH, serta Dekan Fakultas Agama Islam, Dr. Abdul Haris, S.Ag., M.Si. Kehadiran para pimpinan ini mencerminkan komitmen kuat Universitas Medan Area dalam mendukung pengembangan seni baca Al-Qur’an di kalangan mahasiswa.

Sebagai pembuka acara, salah satu peserta melantunkan ayat suci Al-Qur’an dengan penuh penghayatan. Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari ketua panitia dan Wakil Rektor II yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan ini.
“Pelatihan Tilawatil Al-Qur’an bukan sekadar memperindah bacaan, tetapi juga sarana untuk menanamkan kecintaan yang mendalam terhadap isi dan makna Al-Qur’an. Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” tutur Dr. Dedi Sahputra dalam sambutannya.

Pelatihan ini menghadirkan Ustaz Mad Kasad Lubis, S.Pd.I sebagai pemateri utama. Beliau dikenal sebagai pakar qira’ah yang berpengalaman dan telah banyak membina qari dan qariah muda. Dalam penyampaian materinya, beliau memberikan motivasi kepada para peserta agar terus meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an.
“Tilawah yang tartil dan merdu adalah bentuk ibadah yang sangat mulia. Mari jadikan pelatihan ini sebagai wadah untuk mempersembahkan bacaan terbaik kita kepada Allah SWT,” pesan beliau dengan penuh semangat.

Program pelatihan akan berlangsung selama bulan Mei 2025, setiap hari Jumat, dengan materi meliputi tajwid, makharijul huruf, lagu-lagu tilawah, serta tafsir dasar. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam mengikuti sesi interaktif yang disiapkan oleh panitia.
Apresiasi untuk Seluruh Elemen
Universitas Medan Area mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh peserta, panitia, dan narasumber yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini. Semoga pelatihan ini menjadi awal dari lahirnya generasi unggul yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
